Direktur Mizan Amanah
Assalamu'alaikum wr. wb.
Segala puji hanya milik Allah SWT, segala salam kita haturkan kepada Rasulullah SAW beserta para sahabatnya dan segenap pengikutnya hingga akhir zaman.
Sahabat dermawan Mizan Amanah, di awal tahun 2013 ini, seyogyanya kita sambut dengan penuh syukur. Kegigihan serta keistiqamahan kita dalam menjalankan syariat Allah SWT dalam aktivitas kita, semoga tak pernah padam sampai kapanpun. Segala niat dan usaha kita, insya Allah selalu menghadirkan kebaikan dan manfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi perkembangan generasi muda ke depan.
Seperti kita ketahui bersama, generasi muda Indonesia yang kita lihat, semakin hari semakin memprihatinkan. Kemiskinan dan kebodohan acapkali mendera mereka, sehingga mereka pun tak sempat menikmati indahnya pendidikan, indahnya masa muda nan penuh karya dan kreatifitas, serta indahnya derap pembangunan yang kini hanya dinikmati oleh kaum berpunya saja. Belum lagi jeratan belenggu narkoba yang senantiasa menghantui masa depan generasi muda dengan kehancuran dan kenestapaan.
Melihat kondisi itu, Mizan Amanah senantiasa berupaya dan istiqomah di dalam concern-nya pada perkembangan generasi. Mizan Amanah berkomitmen untuk selalu menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan. Ini kami wujudkan dengan upaya kami dalam membangun sebuah sekolah bagi generasi masa depan Indonesia, Sekolah Peradaban.
Sekolah Peradaban terletak di sebuah landscape hijau nan asri di daerah Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat. Di sekolah ini, para anak yatim peserta didik akan diajarkan ilmu-ilmu bermanfaat serta bekal hidup islami demi gemilangnya masa depan mereka. Insya Allah, dengan berbekal pendidikan yang baik serta prestasi cemerlang yang mereka hasilkan, Sekolah Peradaban dapat menjadi solusi dari kepedulian Anda pada masa depan anak yatim dan dhuafa.
Anak yatim kelak, akan memberi sesuatu pada Anda dan pada Indonesia. Insya Allah mereka akan memberikan manfaat balik kepada para dermawan yang ikhlas membantu mereka. Karya nyata, sumbangsih tenaga, pikiran dan tentunya doa yang tak putus-putus, senantiasa akan selalu ada dari mereka, untuk masa kini serta di masa depan.
Ada seorang laki-laki yang datang kepada Rasulullah SAW yang mengeluhkan kekerasan hatinya. Rasul pun bertanya: “Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi? Maka kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” (HR. Thabrani).
Semoga kita senantiasa mendapatkan keberkahan dan kesuksesan. Aamiin...
Wassalamua'alaikum wr wb